Sabtu, 21 November 2009

Mengoptimalkan memory usage pada Windows XP

Sejak dulu saya suka tweak, terutama registry tweak, sebab saya yakin bahwa nilai-nilai parameter dalam registry tsb pasti ada gunanya, hanya saja kita 'tidak diberi tahu' oleh Mikocok. Dan satu hal yang sedari dulu 'menghantui' saya adalah bagaimana cara mengoptimalkan memory usage pada Windows XP (Pro).
Setelah cari di sana-sini dan mencoba menerapkannya, maka saat ini saya menggunakan konfigurasi yang saya anggap optimal. Sehubungan dengan profesi saya sebagai Drivetester, dimana saya sering menggunakan aplikasi Map Info dan TEMS, maka saya jadikan kedua aplikasi tsb sebagai barometer optimasi.

Sebelum optimasi :
Tampilah Map ataupun MCOM pada TEMS dan Map Info terasa sangat lambat jika 'digeser'.
Harapan setelah optimasi :
Tampilan tidak lambat

Maka, inilah yang saya terapkan melalui registry :
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Session Manager\Memory Management]
Lalu edit NonPagedPoolQuota.
Saya menggunakan angka desimal 64000000, yang saya asumsikan setara dengan nilai 64 MB.
Mengapa 64 MB? Sebab saya perhatikan melalui Task Manager (sebelum optimasi), bahwa sistem saya cenderung memiliki nilai NonPaged sebesar 60xxx s/d 64xxx (entah itu dalam satuan MB atau tidak, hehehe).

Selain itu saya juga mengedit nilai DisablePagingExecutive dari 0 menjadi 1.
Hal ini hanya efektif pada sistem dengan memory di atas 512 MB, dimana sistem akan mencoba 'mengikat' memory-memory pada RAM, bukan pada harddisk (virtual memory). Sebab akses pada RAM jauh lebih cepat daripada akses pada harddisk.

Dan hal lain yang juga penting adalah ukuran Virtual Memory. Di sini saya menggunakan ukuran 3 GB, yaitu tiga kali lipat ukuran RAM saya, yaitu 1 GB.

Penjelasan :
Seperti yang telah disebutkan di atas yaitu untuk DisablePagingExecutive, tweak ini akan 'memaksa' sistem untuk menaruh memory pada RAM, bukan pada harddisk. Namun perlu diperhatikan pula quota dan ukuran memory yang ditaruh pada RAM tsb, agar sistem tetap optimal. Karena itulah perubahan nilai NonPagedPoolQuota dilakukan. Setelah tweak ini saya terapkan, nilai NonPaged pada sistem saya menjadi stabil pada angka 62xxx s/d 63xxx.




Hasil setelah optimasi :
Tampilan TEMS dan Map Info menjadi tidak lambat. Selain itu, aplikasi seperti Mozilla Firefox yang biasanya 'memakan' banyak pagefile menjadi lebih 'kalem'. Walaupun tetap saja akses terhadap file pada saat Windows Explorer dibuka tetap lambat, hal ini gara-gara anti virus. Yah, tapi lumayan lah.

Wassalamu'alaykum

Telkom dan IM2 berpotensi untuk memperoleh zona WiMAX tambahan

Jakarta - Indosat Mega Media (IM2) dan Telkom mempunyai minat besar terhadap wilayah WiMAX yang kemungkinan ditinggalkan oleh enam perusahaan lain yang juga memenangkan tender Broadband Wireless Access (BWA) di bandwidth 2,3 GHz. Dari total delapan pemenang tender WiMAX, hanya IM2 dan Telkom yang telah memenuhi kewajiban dalam membayar up front fee dan Biaya Hak Penggunaan (BHP) frekuensi, dimana tenggat waktu pembayaran telah berakhir pada 17 November 2009.

Enam perusahaan lainnya adalah First Media, Berca Hardayaperkasa, Internux, Jasnita Telekomindo, serta Konsorsium WiMAX Indonesia (yang akan menjadi PT.Wireless Telecom Universal) dan Konsorsium PT.Comtronics Systems dan PT.Adiwarta Perdania. Tenggat waktu untuk empat dari enam perusahaan hanya diperpanjang hingga hari jumat 20 November 2009, sedangkan dua lainnya berbatas hingga 26 Januari 2010.

Jika keempat perusahaan tersebut tidak membayar, maka izin prinsip milik mereka akan dicabut dan dilakukan tender ulang oleh pemerintah. Andaikata hal itu sampai terjadi, maka zona wilayah BWA yang tersisa kemungkinan akan dikembalikan ke harga pokok untuk dilakukan tender ulang. Momen itulah yang akan dijadikan saat tepat bagi IM2 dan Telkom untuk memiliki zona tersebut.

"Kemungkinan itu selalu terbuka, tetapi tentu perlu waktu bagi kami untuk melakukan evaluasi dulu," VP Public and Marketing Communication Telkom Eddy Kurnia malu-malu untuk menyatakan langsung niat ambil alih tersebut, saat dikonfirmasi detikINET, Jumat (20/11/2009).

"Sejauh ini fokus kami melakukan kewajiban pembayaran up-front fee dan BHP yang sudah diselesaikan beberapa waktu lalu," lanjut dia.

Lain halnya dengan Telkom, IM2 justru terus terang dalam menyatakan minatnya.

"Kami mungkin akan ambil jika yang lain tidak jadi membayar," cetus Corporate Secretary IM2 Andri Aslan.

Walaupun IM2 berminat, namun langkah untuk mengambil alih zona WiMAX tersebut tetap perlu dikaji bersama perusahaan induk, yaitu Indosat.
Sumber : http://www.detikinet.com/read/2009/11/20/115344/1245484/328/telkom-dan-im2-lirik-zona-wimax-tetangga
Wassalamu'alaykum

Jumat, 20 November 2009

Membetulkan komputer yang Remote Desktop nya tidak bisa diakses

Komputer server di kantor saya mendadak tidak dapat diakses melalui Remote Desktop. Padahal service ataupun konfigurasi nya tidak ada yang berubah. Seperti biasa, saya memulai investigasi dari "compmgmt.msc", sebab di situ terletak komplit services, users, events, dsb. Karena tidak ada perubahan pada services, maka saya mencoba melihat pada events, dan ternyata ada event :
Application popup: : \SystemRoot\System32\RDPDD.dll failed to load

For more information, see Help and Support Center at http://go.microsoft.com/fwlink/events.asp.
Alhasil saya mencari di google dengan kata kunci "RDPDD.dll", dan saya pun memperoleh solusi dan jawaban yang cukup sederhana dari http://social.microsoft.com/Forums/en-US/whssoftware/thread/c41fb638-c422-45e6-8618-1cd37a5e1b81


Disebutkan bahwa hal itu kemungkinan besar terjadi sebab instalasi driver vga Nvidia yang terbaru, yaitu 175.16 and 175.1. Dan solusi nya adalah me-rollback ke driver sebelumnya. Usut punya usut, memang sehari sebelumnya saya menginstall game Resident Evil 5 di komputer tsb, dan memang ada update driver Nvidia pada saat proses instalasi.
Karena saya tidak ingin game saya 'terganggu' (egois mode ON), maka saya mencoba mencari solusi lain, dan alhamdulillah ketemu, yaitu melalui perubahan registry. Tambahkan nilai registry berikut :
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Session Manager\Memory Management]

"SessionImageSize"=dword:00000020
Setelah itu restart komputer, maka semoga Remote Desktop bisa kembali dilakukan (saat posting ini ditulis, komputer belum sempat di-restart, jadi saya belum tahu efeknya ......)
Wassalamu'alaykum

Ringkasan dari "Evolusi Jangka Panjang dari 3GPP"

Long-Term Evaluation (LTE) adalah standarisasi dalam 3GPP yang menawarkan jalur evolusi untuk kecepatan tinggi dan latensi rendah melalui arsitektur seluler berbasis OFDMA. System Architecture Evolution (SAE) yang sedang dikembangkan dalam 3GPP adalah sebuah sistem berbasis IP dan dimaksudkan untuk diterapkan bersama LTE. Fitur-fitur kunci dari LTE adalah :
  • LTE dispesifikasikan dalam kerangka 3GPP Release 8 yang menggabungkan downlink OFDMA dan uplink SC-FDMA.
  • LTE mendukung bandwidth antara 1.25 hingga 20 MHz, yang memungkinkan LTE untuk beroperasi dalam semua band frekuensi 3GPP dengan konfigurasi paired ataupun unpaired.
  • Dengan spektrum 20 MHz, data rate teoritis adalah 300 Mbps pada downlink dan 75 Mbps pada uplink
  • LTE memperkenalkan arsitektur E-UTRAN yang tersusun atas eNB sebagai base station dan UE sebagai pelanggan.
  • SAE memisahkan antara data dan control plane dalan access gateway, dan memperkenalkan MME untuk fungsionalitas kontrol dan SGW untuk data forwarding. Selain itu PDN GW berfungsi sebagai titik acuan mobilitas.
  • Kemampuan-kemampuan dari LTE juga akan berkembang untuk memenuhi kebutuhan dari IMT-Advanced dengan LTE Advanced.
Wassalamu'alaykum