SC-FDMA adalah teknologi multicarrier berbasis OFDMA untuk uplink. Ia ditujukan untuk mempermudah sistem trasmitter pada handset dan mereduksi konsumsi daya dengan fitu PAPR yang lebih rendah. Pada struktur receiver, ia lebih kompleks daripada OFDMA dengan performa link yang sama, namun hal ini mungkin tak menjadi problem karena receiver berada pada base station, yang tidak memiliki permasalahan daya atau kompleksitas.
SC-FDMA terlokalisasi dimaksudkan untuk uplink pada LTE. Sistem SC-FDMA terdistribusi belum digunakan karena kelemahannya terhadap offset Doppler dan offset frekuensi, dan juga keterbatasannya terhadap rancangan pilot. Pilot SC-FDMA secara umum dimultipleks berdasar waktu (time) dan dirancang untuk PAPR yang rendah. Keterbatasan ini lebih parah pada SC-FDMA terdistribusi dan dapat berakibat pada fleksibilitas yang lebih rendah daripada OFDMA.
SC-FDMA juga diusulkan untuk dimasukkan dalam IEEE 802.16m (WiMAX-m) untuk uplink. Namun, usulan-usulan terakhir lebih mendukung OFDMA daripada SC-FDMA pada uplink karena SC-FDMA tak dapat memperoleh keuntungan secara penuh terhadap multiuser diversity, selain itu kelebihan PAPR pada SC-FDMA dapat diimbangi oleh teknik-teknik PAPR tingkat lanjut pada OFDMA. Selain itu kompatibilitas mundur (backward compatibility) terhadap WiMAX-e merupakan poin lain dalam memilih SC-FDMA sebagai uplink dari WiMAX-m.
Teknik-teknik MIMO dapat digunakan pada SC-FDMA untuk mengeksploitasi diversity sebagaimana halnya multipleksing spasial, yang mana ini mirip dengan MIMO-OFDM, yaitu dalam domain frekuensi setelah FFT.
Ringkasan dari "SC-FDMA"
4/
5
Oleh
miersun

berkomentarlah dengan bijak...